Ada seseorang memberitahu sesuatu yang mendebarkan hatiku
Ada seseorang yang muncul setiap kali aku bernafas
Meskipun mencoba mendorong dan mengeluarkannya dari pikiranku
Orang itu makin kurindukan
Orang yang menyakiti, menyebar seperti luka
Orang yang terlihat oleh hatiku meskipun aku menutup mata
Meskipun mencoba bertahan dan melupakannya
Seseorang itu memenuhi hatiku
Alasanku hidup hanyalah kau seorang
Alasanku bernafas hanyalah kau seorang
Hanya kau seorang yang kupanggil, seperti meledakkan hatiku
Hanya kau yang terukir di hatiku
Orang jahat yang mengambil hatiku diam-diam
Orang yang memberi cinta yang menyakitkan padaku
Meskipun mencoba menyembunyikan dan menyangkalnya
Seseorang itu memenuhi hatiku
Alasanku hidup hanyalah kau seorang
Alasanku bernafas hanyalah kau seorang
Hanya kau seorang yang kupanggil, seperti meledakkan hatiku
Hanya kau yang terukir di hatiku
Hanya kau yang bisa mendengar dan merasakannya
Sekarang aku memanggilmu, aku ada di sini
Kaulah satu mimpi yang tersisa di dunia ini
Kaulah segalanya bagiku di dunia ini
Seperti meledakkan hatiku
Hanya kau seorang yang kupanggil
Hanya kau seorang yang kupandang selamanya
Hanya kau satu-satunya cinta selamanya
Meskipun jantung ini berhenti
Hanya kau seorang yang kupanggil
Hanya kau seorang yang terukir di hatiku
Senin, 22 Desember 2014
Senin, 01 Desember 2014
Entah
Entah harus senang atau sedih ketika tau kau akan kembali ke
tanah air Indonesia dan tidak kembali lagi ke negeri ginseng itu
Harusnya aku bahagia karena kau tak pergi lagi, tetapi entah
kenapa rasa ketakutan hinggap di hati dan pikiran ku
Rasa takut akan kehilangan kamu semakin besar semakin
mengganggu ketenangan hatiku.
Memang aku tak pernah ingin kamu pergi lagi tapi aku pun tak
yakin kau akan tetap tinggal di sisi ku.
Lama sudah aku menutup rapat-rapat hatiku dari cinta baru hanya karena hati, jiwa dan pikiranku hanya memikirkan kamu, kamu yang memberi mimpi indah memberi sejuta cinta lalu pergi berlalu begitu saja.
Kau yang menerbangkan aku ke awan lalu menjatuhkan aku ke dasar jurang, penuh luka lalu kau berlalu dan tertawa bahagia.
Kau yang menerbangkan aku ke awan lalu menjatuhkan aku ke dasar jurang, penuh luka lalu kau berlalu dan tertawa bahagia.
Entah apa salah dan dosa ku padamu sehingga kau hancurkan hati ini hingga hanya serpihannya yang tersisa.
Aku bertahan dan coba tetap bertahan walau ku tau kenyataan sudah tak sejalan dengan harapan. Semakin aku menyayangi kamu, semakin sakit kurasa, tapi aku tetap hanya ingin bertahan, entah sampai kapan, mungkin sampai saat aku benar-benar sudah tak mampu bertahan atau disaat nyawa terlepas raga.
Begitu istimewanya kamu dalam hidupku, seperti aliran air ditengah gurun pasir yang tandus. Kamu datang membawa cinta dan pergi meninggalkan luka. Aku hanya mampu terdiam dalam kebisuan menahan sakit, tersenyum dan menangis dalam hati.
Aku harap masih ada sedikit tempat dalam hatimu untuk sedikit saja mengingat kenangan indah saat kita bersama, walaupun tak berakhir bahagia.
Aku berharap kesedihan dan kedukaan ini segera berakhir, aku lelah..
Langganan:
Komentar (Atom)